Portal Informasi siswa, Guru dan Sekolah

Info ►

Apakah hewan Kucing Ular (Serpens Catus) dari Amazon itu nyata? Temukan fakta ilmiah, asal-usul foto viral, dan penjelasan ahli di artikel ini.

Apa Itu?

Triad Terestrial
Merkurius, Venus, dan Bumi membentuk triad planet kebumian yang terkunci dalam zona pengaruh termal matahari, menentukan batasan evolusi geologi dan habitabilitas di tata surya bagian dalam.

Belajar Bahasa Inggris

pelajaran bahasa inggris
Waktu Makan:
  • Breakfast (Makan Pagi/Sarapan)
  • Snack (Makan lagi setelah sarapan
  • Lunch (Makan Siang)
  • Dinner (Makan Malam)
  • Supper (Makan setelah makan malam)

Contoh:
- I have breakfast
- He has lunch
- We have dinner
- I have snack
- I have supper

Ruang Konsultasi

Untuk berkonsultasi kepada Tim Ahli kami, silahkan kirimkan via Email: msekolah.org@gmail.com

Nasihat Hari ini

"Perbaiki nasibmu melalui akhlaqul karimah"

oleh: Ust. Ahmad Firdaus

Donasi

Donasi untuk Infosiswa, mulai Rp.1.000.-

infosiswa qris,qris infosiswa,qris
Tanggal Terbit: Sabtu, Mei 30, 2026

Menyingkap Fakta Kucing Ular (Serpens Catus)

Kali ini ada temuan unik, yaitu seekor hewan spesies baru yang tidak biasa. Beberapa waktu lalu, jagat media sosial seperti TikTok, Twitter, dan Facebook dihebohkan oleh sebuah foto makhluk misterius yang dijuluki sebagai Kucing Ular (snack cat) atau memiliki nama ilmiah klaim Serpens Catus.

kucing ular, hewan langka, hutan amazon

Dalam foto yang beredar luas tersebut, tampak seekor kucing bertubuh hitam legam dengan corak belang kuning cerah yang sangat kontras, persis seperti sisik atau motif ular berbisa. Narasinya menyebutkan bahwa makhluk ini adalah spesies kucing paling langka di bumi yang hidup jauh di pedalaman hutan hujan Amazon.

Namun, apakah keberadaan kucing ular ini benar-benar nyata secara ilmiah, ataukah ini hanya bagian dari produk manipulasi digital modern? Mari kita bedah faktanya secara mendalam.

Klaim Heboh di Balik Serpens Catus

Narasi yang menyertai foto viral tersebut mengklaim beberapa poin fantastis untuk meyakinkan netizen, di antaranya:

  • Habitat Terisolasi: Disebutkan hanya hidup di wilayah hutan hujan Amazon yang sangat sulit diakses oleh manusia.
  • Karakteristik Fisik: Memiliki berat mencapai 4 kilogram dengan panjang tubuh sekitar 50 sentimeter.
  • Fungsi Unik: Diklaim sebagai hewan liar yang sulit dijinakkan, tetapi beberapa suku asli Amazon memanfaatkannya untuk menjaga rumah dari serangan hewan pengerat.

Berita ini langsung memancing perdebatan sengit. Sebagian netizen takjub dengan keindahan coraknya, sementara sebagian lainnya yang skeptis mulai mempertanyakan kebenaran biologisnya.

Apakah Benar atau Tidak? Ini Faktanya!

Jawabannya secara mutlak adalah TIDAK BENAR alias HOAKS. Kucing ular atau Serpens Catus tidak pernah ada dalam dunia nyata. Fenomena ini murni merupakan hasil rekayasa atau manipulasi gambar (bisa menggunakan aplikasi edit foto seperti Photoshop atau generator kecerdasan buatan/AI).

Ada beberapa alasan ilmiah dan bukti kuat mengapa makhluk ini dipastikan palsu:

1. Penjelasan Medis dan Genetik

Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. ddr. Slamet Raharjo, menegaskan bahwa secara ilmiah persilangan antara kucing dan ular tidak mungkin terjadi. Kucing (Felis catus) masuk dalam kelas mamalia berdarah panas, sedangkan ular tergolong dalam kelas reptil berdarah dingin.

Secara filogeni genetika, kedua spesies ini terpisah jutaan tahun evolusi. Tidak ada metode ilmiah apa pun yang bisa mengawinkan mamalia dan reptil untuk menghasilkan keturunan.

2. Terinspirasi dari Ular Cincin Emas

Para ahli zoologi mengamati bahwa pola warna kuning-hitam pada foto kucing tersebut sangat identik dengan corak Boiga dendrophila atau yang dikenal di Indonesia sebagai Ular Tali Wangsa / Ular Cincin Emas (di luar negeri disebut Mangrove Snake). Seseorang sengaja mengambil pola warna reptil cantik ini lalu menempelkannya ke tubuh kucing menggunakan teknologi digital.

3. Pengakuan Sang Pembuat Meme

Situs cek fakta internasional Snopes berhasil menelusuri asal-mula gambar tersebut. Gambar itu pertama kali diunggah oleh seorang pengguna Facebook asal Rusia.

Tak lama setelah fotonya viral dan membuat gaduh dunia, pemilik akun tersebut membuat klarifikasi bahwa foto beserta nama ilmiah Serpens Catus hanyalah candaan atau eksperimen sosial yang ia buat untuk melihat seberapa cepat disinformasi menyebar di internet.

Pelajaran Penting di Era Digital

Fenomena viralnya kucing ular menjadi pengingat keras bagi kita semua tentang pentingnya melakukan cross-check atau saring sebelum sharing. Di era kemajuan AI dan aplikasi edit foto yang semakin mulus, membuat visual satwa fiktif yang tampak nyata kini menjadi perkara yang sangat mudah.

Jika Anda melihat satwa dengan tampilan visual yang terlalu aneh atau tidak masuk akal di media sosial, pastikan untuk memeriksa validitasnya melalui lembaga sains resmi atau situs web tepercaya sebelum mempercayainya bulat-bulat. Kucing tetaplah mamalia berbulu yang menggemaskan, dan ular tetaplah reptil bersisik; mereka tidak akan pernah bersatu menjadi Serpens Catus.

Topik Wawasan: kucing ular, serpens catus, hoaks kucing ular, fakta serpens catus


Cite References:

Kategori Populer

Info Terpopuler

Profil Infosiswa

Rating: 4.8 (10 ulasan)

Sumber rating: Profil Infosiswa di Google Map

Lagu Nasional

Pilih Lagu...
🔊
Daftar Audio InfoSiswa:
  • Memuat daftar lagu...

IKLAN

Wawasan

kucing ular, hewan langka, hutan amazon

Sebuah foto makhluk misterius yang dijuluki sebagai Kucing Ular (snack cat) atau memiliki nama ilmiah klaim Serpens Catus.

Apakah keberadaan kucing ular ini benar-benar nyata secara ilmiah, ataukah ini hanya bagian dari produk manipulasi digital modern? Mari kita bedah faktanya secara mendalam. Baca selengkapnya

Tutorial Robotik dan Drone

https://www.youtube.com/@ardujimmy.


-
infosiswa
Ada Pertanyaan?