Lensa Okuler & Obyektif pada Teropong Bintang
Apakah kamu tau bagaimana para astronom bisa melihat planet Saturnus yang jaraknya jutaan kilometer? Kuncinya adalah Teleskop. Teleskop disebut juga dengan Teropong Bintang. teleskop terdiri dari kombinasi dua lensa ajaib: lensa okuler dan lensa objektif.
Membuat teleskop sendiri (teropong bias) itu mudah. Sebenarnya, tidak menakutkan seperti umumnya rumus fisika di sekolah (SMP atau SMA). Infosiswa akan menunjukkan pada kalian apa itu teleskop. Yuk, kita bongkar rahasianya sekarang juga!
1. Prinsip Kerja Teropong Bintang: Okuler & Obyektif
Menurut ilmu fisika, teropong bintang menggunakan dua buah lensa cembung (lensa positif). Lensa cembung ini berguna untuk menangkap dan memperbesar cahaya dari benda yang sangat jauh.
- Lensa Okuler: Lensa yang posisinya menempel di mata kita. Tugasnya seperti kaca pembesar (lup), yaitu memperbesar bayangan yang sudah ditangkap oleh lensa objektif agar terlihat jelas di mata kita.
- Lensa Objektif: Lensa yang letaknya di depan, langsung menghadap ke bintang atau objek yang mau kita lihat. Tugasnya adalah menangkap cahaya sebanyak-banyaknya dan membentuk bayangan nyata.
Agar mata kita tidak cepat lelah saat mengintip bintang (disebut dengan kondisi mata tidak berakomodasi), bayangan dari lensa objektif harus jatuh tepat di titik fokus lensa okuler.
2. Spesifikasi Teropong Bintang
Saat memilih lensa untuk membuat teropong, ada beberapa istilah penting (spesifikasi) yang wajib kamu tahu:
- Focal Length (FL) atau Jarak Fokus (ƒ): Jarak dari pusat lensa ke titik tempat cahaya berkumpul.
- Ketebalan/Diameter Lensa (Aperture): Semakin lebar lensa objektif, semakin banyak cahaya yang masuk, sehingga gambar bintang jadi lebih terang.
- Perbesaran (M): Seberapa besar objek akan terlihat dibanding mata telanjang.
- Panjang Teropong (d): Jarak total tabung teropong yang dibutuhkan.
Studi Kasus: Contoh Ukuran (Anti Pusing)
Bayangkan kamu punya dua lensa di laboratorium sekolah:
- Lensa Okuler dengan:
fok = 5cm - Lensa Objektif dengan:
fob = 100cm
Mari kita hitung spesifikasinya menggunakan rumus fisika sederhana:
Rumus Perbesaran (M)
M = fob ⁄ fok
Hitungan:
M = 100 ⁄ 5 = 20 kali Perbesaran
Itu berarti, Obyek benda angkasa, misal, bulan yang kamu lihat akan tampak 20 kali lebih besar! Mudah, bukan?
Rumus Panjang Teropong (d)
d = fob + fok
Hitungan:
d = 100 + 5 = 105cm
Dengan demikian, kamu butuh tabung paralon PVC sepanjang 105 cm untuk merakitnya. Catatan: Umumnya, penjual lensa teleskop menggunakan satuan MM atau Milimeter dan bukan Centimeter.
Hubungan Panjang Jarak Fokus vs Perbesaran
Berikut ini adalah ilustrasi tentang Focal length terhadap Perbesaran Obyek.
3. Apa itu Lensa Pembalik?
Lensa pembalik seringkali diterapkan pada teleskop terrestrial atau teropong bumi. Kalau kamu selesai merakit teropong bintang di atas dan mencoba mengarahkannya ke gedung atau orang di kejauhan, kamu akan kaget. Kenapa? Karena gambarnya akan terlihat jungkir balik (terbalik atas-bawah, kiri-kanan)!
Secara sifat bayangan fisika, perpaduan dua lensa cembung memang menghasilkan bayangan akhir yang terbalik.
Apakah ini masalah?
- Untuk melihat Benda Angkasa (mis:Bulan): Tidak masalah. Di luar angkasa tidak ada istilah "atas" atau "bawah". Planet Jupiter mau berputar ke mana pun tetap terlihat bulat.
- Untuk melihat bumi (Medan/Bumi): Sangat masalah. Kamu akan pusing melihat Menara Monas yang puncaknya ada di bawah.
Nah, di sinilah Lensa Pembalik (lensa cembung ketiga yang dipasang di antara objektif dan okuler) dibutuhkan. Lensa ini berfungsi membalikkan kembali bayangan yang jungkir balik tadi menjadi tegak seperti semula, tanpa mengubah ukuran perbesarannya. Teropong yang memakai lensa ini disebut Teropong Bumi.
Panduan Cepat Memilih Lensa Teropong Bintang
Sebagai rangkuman, berikut adalah tips memilih lensa yang pas untuk eksperimenmu:
| Jenis Lensa | Spesifikasi Utama yang Dicari | Alasan / Fungsi |
|---|---|---|
| Lensa Objektif | Jarak Fokus fob Besar/Panjang dan Diameter Lebar | Menangkap cahaya lebih banyak agar objek jauh terlihat terang dan fokus panjang membantu perbesaran optimal. |
| Lensa Okuler | Jarak Fokus fok Kecil/Pendek | Berfungsi sebagai lup pembesar; semakin kecil fokusnya, semakin raksasa perbesarannya. |
Saat mencari lensa di toko online, kamu bisa gunakan kata kunci seperti lensa teleskop astronomi, lensa kaca pembesar, diameter aperture, atau focal length lensa DIY.
Selamat bereksperimen rakit teropong sendiri, ya! Kira-kira, objek angkasa apa yang paling ingin kamu lihat pertama kali kalau teropongmu sudah jadi?
Masih bingung, datang aja langsung ke ruang kreatif Infosiswa.
Topik Astronomi: teropong bintang, teleskop, diy teleskop, cara membuat teropong bintang, cara membuat teleskop, mudah membuat teleskop, lensa obyektif, lensa okuler, lensa cembung lensa cembung biconvex.
