Portal Informasi siswa, Guru dan Sekolah

Info ►

Infosiswa - media informasi siswa seputar iptek - ilmu pengetahuan & teknologi - wawasan, kreativitas terbaik di Indonesia.

Apa Itu?

Triad Terestrial
Merkurius, Venus, dan Bumi membentuk triad planet kebumian yang terkunci dalam zona pengaruh termal matahari, menentukan batasan evolusi geologi dan habitabilitas di tata surya bagian dalam.

Belajar Bahasa Inggris

pelajaran bahasa inggris
Waktu Makan:
  • Breakfast (Makan Pagi/Sarapan)
  • Snack (Makan lagi setelah sarapan
  • Lunch (Makan Siang)
  • Dinner (Makan Malam)
  • Supper (Makan setelah makan malam)

Contoh:
- I have breakfast
- He has lunch
- We have dinner
- I have snack
- I have supper

Ruang Konsultasi

Untuk berkonsultasi kepada Tim Ahli kami, silahkan kirimkan via Email: msekolah.org@gmail.com

Nasihat Hari ini

"Perbaiki nasibmu melalui akhlaqul karimah"

oleh: Ust. Ahmad Firdaus

Donasi

Donasi untuk Infosiswa, mulai Rp.1.000.-

infosiswa qris,qris infosiswa,qris
Tanggal Terbit: Kamis, Juli 30, 2026

Teropong Bintang: Mengenal Lensa Okuler dan Obyektif

Apakah kamu tau bagaimana para astronom bisa melihat planet Saturnus yang jaraknya jutaan kilometer? Kuncinya adalah Teleskop. Teleskop disebut juga dengan Teropong Bintang. teleskop terdiri dari kombinasi dua lensa ajaib: lensa okuler dan lensa objektif.

Membuat teleskop sendiri (teropong bias) itu mudah. Sebenarnya, tidak menakutkan seperti umumnya rumus fisika di sekolah (SMP atau SMA). Infosiswa akan menunjukkan pada kalian apa itu teleskop. Yuk, kita bongkar bagaimana cara kerja teropong bintang sekarang juga!

teropong bintang, membuat teleskop, prinsip kerja teropong bintang

1. Cara Kerja Teropong Bintang

Menurut ilmu fisika, teropong bintang menggunakan dua buah lensa cembung (lensa positif). Lensa cembung ini berguna untuk menangkap dan memperbesar cahaya dari benda yang sangat jauh.

  1. Lensa Okuler: Lensa yang posisinya menempel di mata kita. Tugasnya seperti kaca pembesar (lup), yaitu memperbesar bayangan yang sudah ditangkap oleh lensa objektif agar terlihat jelas di mata kita.
  2. Lensa Objektif: Lensa yang letaknya di depan, langsung menghadap ke bintang atau objek yang mau kita lihat. Tugasnya adalah menangkap cahaya sebanyak-banyaknya dan membentuk bayangan nyata.
teropong bintang, membuat teleskop, prinsip kerja teropong bintang

Agar mata kita tidak cepat lelah saat mengintip bintang (disebut dengan kondisi mata tidak berakomodasi), bayangan dari lensa objektif harus jatuh tepat di titik fokus lensa okuler.

2. Spesifikasi Teropong Bintang

Saat memilih lensa untuk membuat teropong, ada beberapa istilah penting (spesifikasi) yang wajib kamu tahu:

  • Focal Length (FL) atau Jarak Fokus (ƒ): Jarak dari pusat lensa ke titik tempat cahaya berkumpul.
  • Ketebalan/Diameter Lensa (Aperture): Semakin lebar lensa objektif, semakin banyak cahaya yang masuk, sehingga gambar bintang jadi lebih terang.
  • Perbesaran (M): Seberapa besar objek akan terlihat dibanding mata telanjang.
  • Panjang Teropong (d): Jarak total tabung teropong yang dibutuhkan.

Studi Kasus: Contoh Ukuran (Anti Pusing)

Bayangkan kamu punya dua lensa di laboratorium sekolah:

  • Lensa Okuler dengan:
    fok = 5cm
  • Lensa Objektif dengan:
    fob = 100cm

Mari kita hitung spesifikasinya menggunakan rumus fisika sederhana:

Rumus Perbesaran (M)

M = fobfok

Hitungan:

M = 1005 = 20 kali Perbesaran

Itu berarti, Obyek benda angkasa, misal, bulan yang kamu lihat akan tampak 20 kali lebih besar! Mudah, bukan?

Rumus Panjang Teropong (d)

d = fob + fok

Hitungan:

d = 100 + 5 = 105cm

Dengan demikian, kamu butuh tabung paralon PVC sepanjang 105 cm untuk merakitnya. Catatan: Umumnya, penjual lensa teleskop menggunakan satuan MM atau Milimeter dan bukan Centimeter.

Hubungan Panjang Jarak Fokus vs Perbesaran

Berikut ini adalah ilustrasi tentang Focal length terhadap Perbesaran Obyek.

panjang jarak fokus, perbesaran
Grafik di atas menunjukkan bahwa semakin besar Jarak Fokus (FL) Lensa Objektif dan semakin kecil FL Lensa Okuler, maka perbesaran gambar yang dihasilkan akan melonjak tajam.

3. Apa itu Lensa Pembalik?

Lensa pembalik seringkali diterapkan pada teleskop terrestrial atau teropong bumi. Kalau kamu selesai merakit teropong bintang di atas dan mencoba mengarahkannya ke gedung atau orang di kejauhan, kamu akan kaget. Kenapa? Karena gambarnya akan terlihat jungkir balik (terbalik atas-bawah, kiri-kanan)!

Secara sifat bayangan fisika, perpaduan dua lensa cembung memang menghasilkan bayangan akhir yang terbalik.

Apakah ini masalah?

  • Untuk melihat Benda Angkasa (mis:Bulan): Tidak masalah. Di luar angkasa tidak ada istilah "atas" atau "bawah". Planet Jupiter mau berputar ke mana pun tetap terlihat bulat.
  • Untuk melihat bumi (Medan/Bumi): Sangat masalah. Kamu akan pusing melihat Menara Monas yang puncaknya ada di bawah.

Nah, di sinilah Lensa Pembalik (lensa cembung ketiga yang dipasang di antara objektif dan okuler) dibutuhkan. Lensa ini berfungsi membalikkan kembali bayangan yang jungkir balik tadi menjadi tegak seperti semula, tanpa mengubah ukuran perbesarannya. Teropong yang memakai lensa ini disebut Teropong Bumi.

Panduan Cepat Memilih Lensa Teropong Bintang

Sebagai rangkuman, berikut adalah tips memilih lensa yang pas untuk eksperimenmu:

Jenis Lensa Spesifikasi Utama yang Dicari Alasan / Fungsi
Lensa Objektif Jarak Fokus fob Besar/Panjang dan Diameter Lebar Menangkap cahaya lebih banyak agar objek jauh terlihat terang dan fokus panjang membantu perbesaran optimal.
Lensa Okuler Jarak Fokus fok Kecil/Pendek Berfungsi sebagai lup pembesar; semakin kecil fokusnya, semakin raksasa perbesarannya.

Saat mencari lensa di toko online, kamu bisa gunakan kata kunci seperti lensa teleskop astronomi, lensa kaca pembesar, diameter aperture, atau focal length lensa DIY.

Selamat bereksperimen rakit teropong sendiri, ya! Kira-kira, objek angkasa apa yang paling ingin kamu lihat pertama kali kalau teropongmu sudah jadi?

Masih bingung, datang aja langsung ke ruang kreatif Infosiswa.

Topik Astronomi: teropong bintang, teleskop, diy teleskop, cara membuat teropong bintang, cara membuat teleskop, mudah membuat teleskop, lensa obyektif, lensa okuler, lensa cembung lensa cembung biconvex.

Tanggal Terbit: Sabtu, Juli 18, 2026

Mengenal Teknologi UAV dan Drone Fpv

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di era modern bergerak dengan sangat masif. Salah satu inovasi yang kini menjadi perhatian dunia pendidikan, baik bagi siswa maupun guru, adalah teknologi pesawat tanpa awak atau yang lebih dikenal dengan sebutan drone (UAV - Unmanned Aerial Vehicle).

Drone bukan lagi sekadar mainan remote control biasa, teknologi aviasi portabel ini telah bertransformasi menjadi alat edukasi sains tingkat tinggi sekaligus solusi industri global yang membuka banyak peluang karier baru bagi generasi muda.

Kegunaan Drone di Berbagai Sektor Kehidupan

Bagi para siswa, penting untuk dipahami bahwa fungsi wahana terbang ini telah meluas ke berbagai bidang krusial. Di sektor pertanian modern (smart agriculture), perangkat ini digunakan untuk memetakan lahan, memantau kesehatan tanaman, hingga menyemprotkan pupuk secara otomatis.

Di bidang geografi dan mitigasi bencana, kamera udara beresolusi tinggi pada wahana ini sangat membantu proses pemetaan wilayah rawan longsor serta mendukung tim penyelamat dalam melakukan pencarian korban di medan yang sulit dijangkau. Bahkan, dalam industri kreatif, videografi udara telah menjadi standar baru yang wajib dikuasai oleh para kreator konten.

Mengintip Teknologi UAV dan Kiblat Inovasi Dunia

Dibalik kemampuannya terbang stabil di udara, perangkat robotik terbang ini menyimpan perpaduan teknologi canggih yang sangat kompleks. Di dalamnya terdapat sistem sensor giroskop dan akselerometer untuk menjaga keseimbangan, modul GPS untuk navigasi akurat, hingga algoritma flight controller yang mengatur kecepatan putaran motor secara real-time.

Berbicara mengenai pusat riset dan manufaktur komponen mutakhir ini, kita tidak bisa melepaskan pandangan dari benua Asia. Perlu diketahui bersama, bahwa kota shenzhen adalah menjadi sebuah kota dimana teknologi dunia lebih banyak/dominan disitu. Kota tersebut bertindak sebagai episentrum inovasi global, tempat di mana jutaan komponen elektronik, mikrokontroler, rancangan motor brushless, hingga purwarupa teknologi penerbangan paling mutakhir di dunia dilahirkan setiap harinya.

Komponen Utama UAV dan Kebutuhan Baterai yang Powerful dan Berkualitas

Bagi para siswa yang sedang mempelajari robotika, ada satu rahasia penting yang wajib diketahui: sehebat apa pun sistem kecerdasan buatan (AI) atau kamera yang terpasang, performa terbang sebuah wahana udara sangat bergantung pada sistem penyimpanan energinya. Drone membutuhkan baterai yang powerful, awet, aman dan berkualitas tinggi untuk menjamin keselamatan selama mengudara.

  • Flight Controller (FC) yang berisi Firmware/otak Drone
  • ESC (Electronic Speed Controller) atau Pengendali Kecepatan Drone
  • Baterai LiPO dengan Discharging Rate
  • Sensor Keseimbangan atau Gyro
  • Remote Control (pengendali drone)
  • Motor Brushless
  • Propeller
  • Lainnya: Kamera, GPS, Ground Station, Barometer, dan Sensor Lain

Arus daya listrik yang stabil sangat menentukan apakah motor penggerak mampu menstabilkan posisi saat diterpa angin kencang atau tidak. Keamanan sel baterai juga menjadi harga mati guna menghindari risiko kegagalan daya di udara yang dapat mengakibatkan perangkat jatuh mendarat darurat atau bahkan mengalami kerusakan fatal akibat overheating.

Oleh karena itu, industri aviasi global selalu mempercayakan urusan pasokan energi ini kepada produsen manufaktur sel baterai kustom terpercaya bersertifikasi internasional demi menjaga kestabilan supply chain operasional mereka. Salah satu manufaktur terkenal di china adalah AplicBattery yang merupakan perusahaan terkemuka yang memproduksi UAV Battery Packs. Perusahaan tersebut terletak di kota Shenzhen, Provinsi Guangdong.

Teknologi UAV untuk Pengembangan dan Edukasi di Sekolah

teknologi drone,mengenal drone,mengenal uav

Bagi sekolah dan komunitas pendidikan di infosiswa.org, integrasi robotika terbang ke dalam kurikulum pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) adalah langkah strategis yang sangat tepat. Melalui praktik merakit dan menerbangkan perangkat ini, para siswa dapat belajar langsung tentang hukum fisika aerodinamika, dasar-dasar pemrograman komputer, hingga manajemen manajemen daya listrik.

Penting untuk Kelas Robotika: Di dunia penerbangan tanpa awak (UAV), efisiensi mekanis hanyalah setengah dari cerita. Setengahnya lagi adalah stabilitas daya. Memilih sel baterai yang powerful dan aman bukan lagi sekadar opsi komponen, melainkan standar baku keselamatan internasional demi menghindari kegagalan daya total saat mengudara.

Memahami ekosistem teknologi ini dari hulu ke hilir — mulai dari komponen mikroelektronika asal Shenzhen hingga pentingnya pemilihan kualitas baterai industri — akan membuka cakrawala berpikir siswa untuk siap menjadi inovator teknologi masa depan. Mari jadikan teknologi ini sebagai sarana belajar yang inspiratif, aman, dan berorientasi pada kemajuan global!

Topik Wawasan: teknologi uav, teknologi drone, drone fpv, mengenal apa itu drone, teknologi quadcopter, belajar membuat drone


Kategori Populer

Info Terpopuler

Konverter Pintar

Hitung Cepat Satuan Matematika, Fisika, dan Informatika

Hasil Konversi:

0

Lagu Nasional

Pilih Lagu...
🔊
Daftar Audio InfoSiswa:
  • Memuat daftar lagu...

IKLAN

Wawasan

kucing ular, hewan langka, hutan amazon

Sebuah foto makhluk misterius yang dijuluki sebagai Kucing Ular (snack cat) atau memiliki nama ilmiah klaim Serpens Catus.

Apakah keberadaan kucing ular ini benar-benar nyata secara ilmiah, ataukah ini hanya bagian dari produk manipulasi digital modern? Mari kita bedah faktanya secara mendalam. Baca selengkapnya

Tutorial Robotik dan Drone

https://www.youtube.com/@ardujimmy.


infosiswa
Ada Pertanyaan?